Published On: Sat, Aug 29th, 2020

Banyak Yang Salah! Begini Penggunaan Antiperspirant Yang Benar

Cara Penggunaan Antiperspirant Yang Benar

Banyak Yang Salah! Begini Penggunaan Antiperspirant Yang Benar (foto:freepik.com)

Beritasemarang.net – Ternyata masih banyak orang yang kurang memahami penggunaan antiperspirant yang benar. Bahkan ada yang mengira kalo antiperspirant sama dengan deodoran dan bisa digunakan setiap saat.  Mengingat hal ini penting untuk anda agar tetap segar dan terlindungi sepanjang hari maka jauh lebih baik mengenali perbedaan antara keduanya terlebih dulu.

Sebenarnya mudah sekali membedakanya karena anda hanya cukup mengingat bahwa deodoran untuk mencegah bau kurang enak dari ketiak  sedangkan antiperspirant untuk mencegah produksi keringat berlebih dan juga menghindari ketika yang terlalu basah.

Ya, hal tersebut terjadi karena kandungan alumunium dalam antiperspirant yang secara aktif menyumbat kelenjar keringat sehingga produksinya berkurang.

Meski kedua zat berbeda, sebagian besar produk pewangi ketiak di pasaran menggunakan kombinasi kedua zat tapi ada pula produk dengan salah satu kandungan saja. Lantas, mana yang terbaik untuk tubuh terutama ketiak?

Tentu semuanya terbaik, jadi anda hanya perlu menyesuaikan perlindungan sesuai kebutuhan tubuh. Jika merasa bau badan khususnya ketiak kurang enak maka pakailah deodorant, jika produksi keringat berlebih maka gunakan antiperspirant. Mudah bukan?

Penggunaan Antiperspirant Yang Benar 

Sebelumnya, yuk pahami dulu beberapa hal yang boleh dan tidak boleh anda lakukan saat memakai antiperspirant.

  1. jangan gunakan antiperspirant pada kulit yang mudah teriritasi atau rusak
  2. gunakan pakaian anda sebelum antiperspiran benar-benar kering
  3. antiperspirant lebih utama digunakan untuk perlindungan keringat berlebih bukan menyegarkan ketiak
  4. jangan sering berganti-ganti produk antiperspirant karena tidak baik untuk kulit

Lalu bagaimana penggunaan antiperspirant yang benar? Patut diketahui, selama ini mungkin anda seringkali memakai saat pagi hari ketika akan bekerja padahal cara tersebut kurang dianjurkan.

Pertama, pilih antiprespirant yang sesuai dengan kondisi tubuh anda

Kedua, kocok produknya sebelum digunakan untuk tubuh

Ketiga, gunakan setelah mandi sore hari atau menjelang malam sebelum tidur

Menurut Dr. Dee Anna Glaser, Presiden dari International Hyperhidrosis Society, bahwa mengenakan antiprespirant sebelum tidur adalah yang paling tepat karena saat terlelap tubuh memiliki keringat cukup yang keluar dari tubuh. “Ini membantunya menempel pada bahan aktif, membawanya ke dalam saluran keringat dan membuat sebuah sumbatan,” jelasnya (seperti dikutip dari tempo.co 11/7)

Disisi lain, untuk menunjang hal-hal supaya tidak memicu keringat berlebih, anda wajib tahu makanan yang bisa merangsang keluarnya keringat seperti bawang putih, kafein, makan pedas dan panas, es krim, bawang bombay serta makanan tinggi lemak.

Jadi, kombinasikan dengan detoks tubuh dengan diet rendah garam, konsumsi buah dan sayuran segar misalnya almond, pisang, bayam dan buah dengan kandungan air tinggi (pepaya, keju, ubi, green tea, anggur dll).

Kemudian, jangan lupa menggunakan busana atau pakaian longgar dan menyerap keringat yang terbuat dari materian katun. Ini sangat baik untuk mempertahankan area ketiak selalu kering dan menghindari penempelan keringat berlebih di baju.

Berbanding terbalik jika anda memaksakan diri dengan busana ketat terutama di bagian lengan. Tentu produksi keringat akan lebih sering sehingga bagian ketiak bakal terlihat basah, maka timbullah bau tak sedap dan tentunya akan mengganggu pernampilan dan kepercayaan diri anda di hadapan orang lain.

Nah, jika permasalahan tersebut tidak ada perubahan signifikan maka saran terbaik adalah berkonsultasi langsung dengan dokter spesialisas kulit untuk menentukan perawatan lebih lanjut seperti penyuntikkan botoks di telapak tangan atau kaki.

(Deny/BS04)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>