Published On: Sat, Dec 5th, 2015

BRI Menerima Penghargaan Bank of The Year 2015

Logo Bank BRI

Logo Bank BRI

LONDON, beritasemarang.net – The Banker, majalah khusus perbankan internasional memberikan penghargaan bagi Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai Bank of The Year 2015 Indonesia, Rabu (2/12) waktu London.

The Banker pertama kali diterbitkan pada Januari 1926 oleh Brendan Bracken (Financial News) dan merupakan majalah bulanan berbahasa Inggris yang dimiliki The Financial Times Ltd yang mengupas masalah-masalah keuangan internasional.

Sepanjang 2015, BRI telah menerima berbagai macam pernghargaan diantaranya penghargaan Best Microfinance Business 2015 dari The Asian Banker dan The Best Domestic Bank in Indonesia 2015 pada penghargaan Asiamoney Award 2015.

Menurut Direktur Utama Bank BRI, Asmawi Syam menilai penghargaan Bank of The Year 2015 Indonesia yang diterima oleh BRI merupakan penghargaan yang sangat spesial karena penilaiannya dilakukan secara independen oleh The Banker.

“Kami bangga dengan penghargaan ini. Penghargaan tersebut menjadi kado bagi Bank BRI dan seluruh pekerja, yang pada tanggal 16 Desember nanti merayakan ulang tahunnya yang ke-120,” imbuh Asmawi.

Asmawi juga menambakan, penghargaan dari The Banker merupakan bukti nyata kerja keras BRI dalam memberikan layanan dan kinerja keuangan terbaik di Indonesia. “Kami berharap penghargaan ini mampu memacu Bank BRI untuk terus meningkatkan kinerja sehingga menjadi lebih baik, tidak hanya di level nasional, namun juga regional untuk menuju The Most Valuable Bank di Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan BRI, hingga akhir September 2015, BRI berhasil tumbuh sebesar 14,9 persen yoy dengan laba bersih sebesar Rp18,3 triliun dan membukukan total income atau total pendapatan sebesar Rp70,5 triliun. Total kredit yang disalurkan oleh Bank BRI sepanjang Januari-September 2015 mencapai Rp 519,0 triliun, tumbuh 11,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan kredit mikro yang melesat lebih tinggi, di sektor mikro BRI mencatat pertumbuhan sebesar 14,7 persen yoy menjadi Rp 170,2 triliun, dengan jumlah debitur mencapai 7,6 juta nasabah serta tingkat Non Performing Loan (NPL) yang hanya sebesar 1,4% (gross).

The Banker merupakan sumber referensi data dan analisis untuk industri keuangan perbankan dan keuangan dunia yang dibaca lebih dari 18 negara.

(Indra/Bs03)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>