Published On: Mon, Sep 25th, 2017

Hendi Sebar Benih Ikan di Saluran Irigasi Mangkang Kulon Guna Optimalkan Lingkungan Sekitar

Ilustrasi: Hendi Sebar Benih Ikan di Saluran Irigasi Mangkang Kulon Guna Optimalkan Lingkungan Sekitar

Ilustrasi: Hendi Sebar Benih Ikan di Saluran Irigasi Mangkang Kulon Guna Optimalkan Lingkungan Sekitar

SEMARANG, beritasemarang.net – Pemkot (Pemerintah Kota) Semarang kali ini kembali memanfaatkan saluran irigasi untuk penyebaran bibit-bibit ikan.

Ada ribuan benih ikan yang disebar di saluran irigasi, jalan Kiai Gilang Kauman, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu Semarang, Senin (25/9). Penyebaranya sendiri diawali oleh Hendrar Prihadi, Walikota Semarang kemudian diikuti oleh pejabat setempat.

“Kami mencoba merawat saluran drainase dan irigasi sekaligus menyebarkan ikan di saluran tersebut,” ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa langkah ini termasuk gerakan pemberdayaan masyarakat guna mengoptimalkan lingkunan sekitar. Sebelumnya juga telah dilakukan penyebaran benih di saluran irigasi Karangmalang, Mijen.

“Ini merupakan titik kedua, minggu depan di kelurahan Lamper, Semarang Selatan,”imbuhnya.

Walikota Semarang itu, punya target bila tiap kecamatan paling tidak punya satu lokasi untuk menyebarkan benih ikan. “Target kami di akhir tahun 2017 ini ada 16 titik,” ujarnya kembali.

Ia pun berharap, nantinya 3 atau 4 bulan kedepan masyarakat bisa menuai hasil dari benih ikan tersebut. “Intinya, ekosistem lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah namun juga masyarakat,” lanjutnya.

Dengan progam sepeti ini, tentu masyarakat semakin lebih teliti terhadap limbah yang dapat mencemari saluran irigasi termasuk limbah pabrik.

Disisi lain, MH Zen, Camat Tugu mengungkapkan ada kurang lebih 20 ribu benih ikan disebar di saluran irigasi mangkang kulon. Benih tersebut berasal dari pemerintah kota, pengusah dan swadaya masyarakat. “Paling banyak benih nila merah ada juga lele namun kami pisah,” jelasnya.

Penyebaran benih ikan dilakukan sepanjang 100 meter di saluran irigasi tepatnya depan Pondok Pesantern Al-Islah. ” Kami juga membentuk KSM ( Kelompok Swadaya Masyarakat) Banyu Resik Barokah, tujuannya untuk membersikan dan menjaga saluran tersebut,” kata Zen.

Tak menutup kemungkinan juga, adanya tebar benih ikan di wilayahnya akan berpotensi tinggi untuk dijadikan tempat wisata. ” Kalau malam sangat ramai, dan ikan kalau malam pada banyak muncul ke permukaan untuk mencari cahaya,” pungkas Camat Tugu itu.

(Deny/BS04)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>