Published On: Sat, Dec 12th, 2020

Penting Banget! Ini 8 Manfaat Laporan Keuangan Bagi Bisnis UKM

Ilustrasi Laporan Keuangan Pada Bisnis UKM

Ilustrasi Laporan Keuangan Bagi Bisnis UKM (foto:freepik.com)

Beritasemarang.net – Tahukah bahwa tolak ukur kesuksesan bagi UJM yakni angka penjualan produk yang terus meningkat. Namun dibalik itu semua, ada banyak strategi yang harus dilakukan mulai dari riset produk, promosi konten, optimalisasi kuantitas dan kualitas produk dan masih banyak lagi.

Saking terfokus pada tujuan utama, malah para pemilik UKM justru melupakan satu hal penting, apa itu? yakni pencatatan keuangan.

Ya, tingginya angka penjualan belum tentu sejalan dengan keuntungan, apalagi jika keuntungannya belum dikurangi dengan jumlah pemasukan hingga permodalan. Oleh sebab itu, pencatatan keuangan tidak boleh diabaikan sehingga setiap UKM minimal wajib memiliki 1 karyawan khusus untuk memegang kendali laporan keuangan.

Ada beberapa alternatif yang bisa digunakan oleh pemilik UKM seperti memanfaatkan progam akuntasi atau software penunjang untuk menghitung seluruh pencatatan keuangan bagi perusahaan tanpa perlu repot menulisnya secara manual.

Lantas, apa saja keuntungan yang didapatkan dengan adanya pencatatan keuangan tersebut? ada banyak banget lho, coba simak ulasanya berikut ini.

1. Bisa Mengetahui Kondisi Finansial

Seperti pada umumnya, sebagai pelaku usaha pelaporan keuangan adalah hal paling utama untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran dari tahun ke tahun. Dengan perincian laporan keuangan, bisa sebagai bahan perbandingan kondisi finansial UKM dari tahun sebelumnya.

Disisi lain, juga menjadi bahan evaluasi ke depan apakah ada biaya-biaya yang sebenarnya tidak diperlukan dan dapat dipangkas demi menghemat pengeluaran UKM. Pada intinya, kondisi finansial UKM mampu dikelola lebih detail.

2. Menentukan Kelayakan Usaha

Meski para pelaku bisnis UKM bisa melakukan pendanaan sendiri, tapi mayoritas UKM besar tidak akan memberi pendanaan sendiri. Mereka umumnya mencari investro untuk mengoptimalkan pengembangan sebuah bisnis.

Dari sinilah, bisnis UKM memperoleh tambahan modal dari pihak lain. Tapi tidak secara langsung karena perlu uji kelayakan apakah berhak mendapat suntingan dana atau tidak dari pihak ketiga.

Nah, dengan pelaporan keuangan, maka diharapkan bisa menunjukkan kondisi UKM yang secara utuh sehingga memungkinkan untuk lolos dari uji kelayakan usaha.

3. Alat Pengambil Keputusan

Sudah disebutkan diatas tadi, bahwa finansial UKM memegang peranan penting dan oleh karenanya akan sangat menentukan keputusan bagi pemilik UKM di masa sekarang maupun mendatang.

Misalnya saja, saat hasil penjualan produk tidak sesuai target padal para pelanggan hampir selalu memberikan feedback positif, maka finansial disini bisa difokuskan pada marketing produk dengan promosi ke berbagai media sosial.

Bahkan keuangan juga menjadi alat keputusan untuk berinvestasi di berbagai sektor seperti penambahan karyawan, pembuatan kebijakan baru ataupun pengadaan alat-alat produksi.

4. Mempermudah Dalam Pelaporan Pajak

Sebagai warga negara Indonesia yang baik, pelaporan pajak atas hasil usaha merupakan hal wajib sehingga saat para pelaku UKM memang harus memiliki pencatatan keuangan untuk memenuhi kewajiban ini.

Bayangkan bila sebuah UKM tidak memiliki seorang akuntan, pasti pelaporan laba untung-rugi sampai pembayaran pajak mengalami masalah tertentu.

Oleh sebab itu, jangan hanya mengandalkan pembukuan secara manual saja karena tetap ada risiko human error, jadi solusi yang tepat adalah memanfaatkan software akuntasi untuk membantu mencatat seluruh perputaran finansial perusahaan sehingga lebih praktis dan akurat.

5. Mencegah Keterlambatan Pelaporan

Tidak masalah bisnis UKM nya masih kecil atau sedang berkembang, pada intinya jangan pernah melupakan pencatatan keuangan sedetail mungkin.

Kenapa? Jelas, karena finansial itu bersifat sensitif sekali, jadi hadirnya seoarang akuntan profesional bisa untuk mengoptimalkan ketepatan laporan arus kas, tagihan pelanggan, gaji karyawan, permodalan, jadwal pembayaran pajak, pengadaan barang, biaya periklanan dan masih banyak lagi.

6. Supaya Akuntabilitas Terjaga Baik

Maksuda dari “supaya akuntabilitas terjaga baik” adalah agar mendorong proses laporan keuangan sesuai dengan semestinya.

Kemudian, untuk menganilisa apakah budget yang selama ini diproyeksikan pada usaha UKM sudah sesuai atau belum. Hal penting lainya yaitu memastikan tidak adanya penggelapan atau penyelewengan dana oleh staff atau karyawan lainya.

7. Sebagai Dasar Informasi Yang Akurat

Pengembangan usaha UKM itu tidak hanya butuh profil bisnis dan produknya saja melainkan juga sistem keuanganya.

Tentu saja alasannya, untuk menggambarkan secara utuh kesehatan perusahaan tersebut sudah mencapai tahapan mana, apakah mengalami penurunan, grafiknya sedang menanjak atau telah mencapai tingkat kestabilan yang tinggi.

Dengan begitu, pijak manajemen dapat mengambil dasar keuangan sebagai informasi akurat untuk mempertimbangkan sekaligus memutuskan divisi mana saja yang perlu dioptimalkan sehingga akselerasi penjualan produk semakin meningkat kedepanya.

8. Untuk Menjaga Kesehatan Keuangan UKM

Ternyata keberhasilan berbagai jenis bisnis UKM itu seringkali bergantung pada finansial perusahaan. Jadi, menganalisa laporan keuangan termasuk hal wajib dan harus dilakukan oleh setiap pelaku usaha.

Tujuan utamanya tidak hanya berkutat demi menjaga kesehatan keuangan UKM tapi justru mampu memberi gambaran yang mencakup leverage, likuiditas, profitabilitas serta alat bantu untuk membuat strategi manajemi demi mencapai target tertentu.

(Deny/BS04)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>