Published On: Mon, Jul 10th, 2017

Polda Jateng Berhasil Ungkap Jaringan Pengedar Senpi Ilegal

Ilustrasi: Polda Jateng Berhasil Ungkap Jaringan Pengedar Senpi Ilegal (foto: kriminalitas.com)

Ilustrasi: Polda Jateng Berhasil Ungkap Jaringan Pengedar Senpi Ilegal (foto: kriminalitas.com)

SEMARANG, beritasemarang.net – Setelah menelusuri pendalaman kasus pada 15 Mei 2017 dan menangkap pelaku pertama, tersangka ES di Solo beserta barang bukti satu senjata laras pendek dan pen gun (senjata api berbentuk pena) akhirnya jajaran Direktorak Kriminal Umum Polda Jateng berhasil ungkap jaringan pengedar senpi (senjata api) ilegal.

“Kejadian tersebut berawal dari informasi masyarakat kepada kepolisian pada bulan Mei 2017,” kata Kapolda usai pimpin upacara Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 71 di lapangan Bhayangkara Akpol, seperti dikutip dari media nasional setempat, Senin (10/7).

Kemudian dilakukan pengembangan aswal muasal barang tersebut. “Pen gun ini menggunakan peluru tajam, satu lagi senjata api kaliber 22. Dari sini kami kembangkan asal barang tersebut,” tambahnya.

Dan pada 22 Mei 2017, Ditreskrimum Polda Jateng melakukan penangkapan tersangka RH di Cirebon beserta barang bukti yang diamankan berupa lima pucuk senjata api ilegal.

“Senjata yang disita kaliber 22. Ada lima jenis senjata api sudah dimodifikasi dengan peredam. Senjata api yang disita berjenis Glock yang bukan standarnya namun sudah rakitan, dan senjata jenis Makarov,” jelasnya.

Kapolda Jateng kembali menjelaskan usai pemeriksaan SH, ternyata amunisi pesananya berasal dari pemasok di Jakarta. Berikutnya pada 25 Mei 2017 dilakukan penyeledikan lebih lanjut hingga berhasil menangkap pemasok berinisial P di Jaktim.

” Di Jakarta banyak yang kami temukan yaitu sembilan senjata organik dengan peluru kaliber 45, kaliber sembilan mili, kaliber 22 ,kaliber 32 , dan senjata rakitan,” terangnya

Disamping itu, pihaknya mengaku ikut menyita 28 pucuk senjata air softgun mengingat peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2012 menyatakan bahwa kepemilikan senpi air softgun memang harus ada izinya.

” Air soft gun yang disita senjata laras panjang berjenis AK47. Selain itu juga menyita alat bubut yang digunakan untuk mengupgrade dari jenis senjata air soft gun menjadi senjata api kaliber 22 maupun 32 atau sembilan mili, ” ujarnya.

(Deny/BS04)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>