Published On: Fri, Nov 27th, 2015

Presiden: Jangan Ada Intervensi di MKD

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo

JAKARTA, beritasemarang.net – Laporan Menteri ESDM Sudirman Said mengenai dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Ketua DPR RI Setya Novanto dalam proses negosiasi perpanjangan PT Freeport akan segera disidangkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Presiden Joko Widodo meminta kepada semua pihak untuk tidak mengintervensi MKD dan menghormati proses persidangan.

“Ya saya mendukung penuh proses di MKD dan sudah saya sampaikan bolak balik, saya menghormati proses yang ada di MKD dan jangan sampai ada yang intervensi,” kata Jokowi, Kamis (26/11).

Ditengah sorotan publik, MKD dikhawatirkan tidak fair dengan adanya kepentingan pihak tertentu dalam kasus ini.

Menurut Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto, MKD saat ini tengah ada gejala ‘masuk angin’ didalam tubuh MKD.

“Sudah ada gejala masuk angin. Sehingga kita meminta teman-teman yang diutus jadi anggota MKD, karena DPR lembaga terhormat, lembaga peradilan di DPR tidak boleh masuk angin, terpengaruh intervensi atau lobi-lobi di belakang layar,” ucapnya.

Tudingan dari Yandri ini muncul setelah MKD mempersalahkan legal standing Sudirman Said sebagai pelapor dalam kasus tersebut.

Isu lain yang mencuat ke permukaan adalah adanya isu soal seorang pimpinan MKD yang ditawari ribuan dolar AS untuk membela kasus Setya Novanto ini. Tapi isu ini sudah dibantah sendiri oleh pimpinan MKD tersebut.

Koalisi Merah Putih (KMP) disebut-sebut juga bisa menjadi celah untuk diintervensi oleh beberapa fraksi pendukungnya, lantaran Setya Novanto sendiri berasal dari koalisi tersebut. Tidak hanya itu mayoritas pimpinan di MKD berasal dari KMP yang dikaitkan dengan pernyataan dukungan terhadap Ketua DPR RI tersebut.

Menurut Ketua MKD Surahman Hidayat, pihaknya membantah adanya intervensi dari KMP soal kasus Setya Novanto ini.

“Tidak ada hubungannya dengan KMP,” kata Surahman, Senin (23/11) lalu.

Persidangan kasus Setya Novanto akan segera disidangkan oleh MKD dalam waktu dekat ini. Persidangan terbuka akan dapat disaksikan langsung oleh publik, sehingga dapat meminimalisir terjadinya intervensi dari pihak tertentu.

Netizen juga berharap agar kasus Setya Novanto ini menjadi lecutan bagi beberapa petinggi negeri ini, setelah sebelumnya Novanto juga dikiritik publik lantaran menghadiri kampanye Donald Trump dalam lawatan tugasnya sebagai Ketua DPR RI di Amerika Serikat.

(Sheyla/BS02)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>