Published On: Mon, May 15th, 2017

Siaran Pers KOMINFO: Agar Waspada Terhadap Ancaman Ransomware Jenis WannaCRY dan Begini Pencegahanya

Penampakan Virus Ransomware berjenis Wanacry bila sudah menginfeksi PC atau Komputer

Penampakan Virus Ransomware berjenis Wannacry bila sudah menginfeksi PC atau Komputer

JAKARTA, beritasemarang.net – Baru-baru ini, media sejagad raya dihebohkan dengan fenomena besar atas serangan siber di beberapa negara termasuk Indonesia. bahkan Semuel A. Pangerapan, Direktur Jendral Aplikasi Informatika langsung menyampakan terkait serangan virus tersebut yang bersifat tersebar dan masif serta mengarah para critical resource (sumber daya sangat penting) sehingga bisa dikategorikan teroris siber.

Alhasil, setelah KOMINFO mendapatkan laporan itu, melalui siaran persnya KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NO. 55/HM/KOMINFO/05/2017 tentang “Himbauan Agar Segera Melakukan Tindakan Pencegahan Terhadap Ancaman Malware Khususnya Ransomware Jenis WannaCRY”, jadi masyarakat supaya tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dalam berinteraksi dengan dunia siber mengingat kabar terbaru sudah ada dua perusahaan yang terkena dampaknya yakni Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.

Ransomware merupakan sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan teknik mengunci komputer korban (meng-encrypt data) sehingga tidak bisa diakses secara penuh. Dan setelah kemunculanya tahun ini, virus baru sebagai jenis Wannacry lebih mengincar PC berbasi windows yang punya kelemahan pada FSB sehingga diperkirakan akan memakan banyak korban.

Oleh karena itu, penting sekali untuk melalukan serangkai tindakan dan penanganan segara bila terjadi insiden terkena malware tersebut.

Infeksi dan Penyebaran

Wannacry sejatinya mengencrypt seluruh file pada komputer melalui layanan SMB dan menurut sumber eksekusi perintah bisa saja menyebar ke computer windows lain pada satu jaringan yang sama. Jadi setiap komputer berbasis windows lama, setelah terinfeksi akan mendapat tampilan seperti gambar diatas.

Bisa dilihat, virus ini tidak hanya muncul di layar tapi meminta ransom atau dana tebusan supaya file-file yang dibajak lewat enkripsi dapat dikembalikan secara normal. Adapun dana tebusanya disuruh membayar lewat bitcoin dengan jumlah sekitar 300 dollar Amerika. Bahkan, Wannacry ikut memberikan alamt bitcoinya disamping mereka memberikan batas waktu (deadline) bila tidak dibayar justru denda tebusan bisa semakin naik.

Tindakan Pencegahan Ransomware Sebelum Menginfeksi PC atau Komputer

Sebagaimana dilansir dari situs resmi kominfo, Bagi masyarakat perlu melakukan langkah-langkah berikut sebagai pencegahan awal agar terhindar dari malware ransomware berjenis wannacry

1. Cabut kabel LAN/Wifi
2. Lakukan backup data
3. Update anti-virus pada komputer atau PC
4. Update security windows dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoft. Lengkapnya bisa dilihat pada alamat berikut. technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
5. Jangan mengaktifkan fungsi macros
6. Non aktifkan fungsi SMB v1
7.Block 139/445 & 3389 Ports
8. Terakhir, ulangi langkah backup data-data penting dari komputer dan simpan di tempat paling aman.
Tindakan Setelah Terinfeksi Virus Berjenis Wannacry

Sampai saat ini belum ada solusi paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file maupun data yang telah terinfeksi wannacry. Jadi, langkah terbaik sementara adalah memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi agar dapat menghentikan penyebaran malware ransomware.

Jika ingin berkonsultasi secara online, silahkan kunjungi www.nomoreransom.org. Serta, bila diperlukan saran teknis atau informasi lebih lanjut, dapat mengirim email ke incident@idsirtii.or.id.  Kontak Person kalo memang diperlukan,
-Direktur Keamanan Informasi : Aidil Cenderamata 0817758377
-Wakil Ketua ID-SIRTII : Salahuddin (Didin) 0816945022

(Deny/BS04)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>