Published On: Sat, Jun 23rd, 2018

Ternyata Begini Fakta Viralnya Denda Parkir Mahal Rp 200 Ribu di Bandara Internasional Ahmad Yani

Resi denda karcis yang hilang di Bandara Ahmad yani (foto: facebook)

Resi denda karcis yang hilang di Bandara Ahmad yani (foto: facebook)

SEMARANG, beritasemarang.net – Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan denda parkir yang sangat mahal di Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Hingga akhirnya, pihak pengelola parkir bandara yaitu APS (Angkasa Pura Support) langsung angkat bicara mengklarifikasi denda tersebut.

Ketika itu pihak APS memperlihatkan denda resmi yang bertuliskan laporan kehilangan karcis parkir, dimana hal itu terjadi pada 20 Juni 2018 tepat pukul 18.29 WIB. Pada resi tersebut disebutkan nama nama Ariyan Danu dengan tipe kendaraaan Toyot Agya berwarna abu-abu terkena dendan sebesar Rp 200.000 bahkan tertulis pula nama karyawan APS bernama Kharisma Mahdiana.

Ternyata, denda sebesar itu sebelumnya sudah disetujui oleh pemilik mobil dengan bukti tanda tangan. Bahkan Moch Arief Eko S menerangkan denda kehilangan karcis pun sudah diatur dalam SK (Surat Keputusan) yaitu denda hilang untuk motor Rp 100.000, mobil Rp 200.000, elf Rp 250.000 dan bus/truk Rp 300.000.

“Denda ini berlaku jika pemilik tidak dapat menunjukkan karcisnya. Hal tersebut juga telah tertera di pintu masuk maupun karcis parkir,” ungkapnya.

Menurutnya, denda atas kehilangan parkir berlaku sejak pemilik kendaraan memencet tombol tiket dan hal ini pun sudah disosialisasikan di pintu masuk dengan tulisan “pastikan tiket anda terambil”.

Bahkan, pihaknya sudah menyarankan kepada pemilik kendaraan agar mencari karcisnya terlebih dulu. “Saat itu dia akan keluar pukul 18.40. Kami berikan waktu sekitar 20 menit untuk mencari sampai dengan proses denda pukul 19.00. Kami sudah persilahkan mencari dan alihkan kendaraan yang akan keluar untuk memberikan kesempatan mencari karcisnya,” jelasnya kembali.

Dan karena karcis tidak ditemukan, pemilik mobil itu pun langsung bersedia membayar denda Rp 200 ribu ditambah tarif tiket Rp 6 ribu. “Data-data pemilik mobil lengkap yakni menyerahkan STNK, dan ada di sistem,” tambahnya.

Sesuai peraturan, denda kehilangan karcis bisa dikembalikan ketika pemilik kendaraan menemukan karcis dan pengembalianya berlaku selama belum ada pergantian petugas yakni 8 jam setelah pembayaran.

“Kalau sudah pergantian tidak bisa dikembalikan. Karena petugas sudah setor ke administrasi,” bebernya.

Bahkan dulu ada kejadian serupa dimana petugas parkir juga masih memberikan kesempatan untuk mencari karcis yang hilang tersebut.

“Ada juga orang dari desa setelah ambil tiket langsung dibuang. Hal ini beresiko jika kendaraannya hilang kami tidak bisa ganti. Kalau ada karcisnya kami akan ganti sesuai kesepakatan,” ungkapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa viralnya denda karcis yang mahal di media sosial sudah melalui kesepakatan bersama antara petugas dan pemilik kendaraan.

(Deny/BS04)

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>